Pages

Jumat, 28 April 2017

Ada aku dan kamu, menari dalam hujan senja. Aku temukan tawa, juga tangis mengeja bahagia bersamamu, satu demi satu. Tidak aku sadari, kamu memilih berteduh, pada lain hati. Membuat hatiku teriris dan air mata gerimis. Aku ingin kembali menari dalam hujan, setelah berlindung dibawah pelukan senja dan teduh matamu. Tapi setiap ruas jalan menuju rumah hatimu, tergenangi air keraguan yang mengaburkan arah pandang getarku. 

0 komentar:

Posting Komentar